Cara Mudah Membuat Efek Api Di Photoshop

Cara Mudah Membuat Efek Api Di Photoshop

Saya ucapkan selamat datang bagi Anda yang baru pertama kali mengunjungi situs yagampang.com ini.

Pada kesempatan kali ini saya akan memberikan tutorial cara membuat efek api pada Adobe Photoshop CC 2019.

Efek api ini biasa digunakan untuk membuat foto terlihat menarik seperti efek tulisan terbakar, rumah terbakar, api dari lilin, dan objek lainnya yang bisa dikombinasikan dengan efek nyala api ini.

Namun pada tutorial kali ini saya akan memberikan cara membuat efek apinya saja, tanpa objeknya, karena objek nya bisa anda buat sendiri dan dikombinasikan dengan efek api yang anda praktekkan pada tutorial ini.

Pada Adobe Photoshop CC 2019 atau versi di atasnya, untuk membuat efek api sangatlah mudah, karena dalam versi Photoshop terbaru ini sudah terdapat filter yang otomatis menghasilkan api dengan kustomisasi yang unik sesuai dengan keinginan anda sendiri.

Tentunya sangat mudah daripada Anda harus mendownload satu persatu bentuk api di Google yang terkadang bentuknya tidak sesuai dengan keinginan anda, jadi tutorial kali ini mungkin bermanfaat untuk anda.

Oke tanpa basa-basi lagi kita mulai tutorial cara membuat efek api pada Photoshop.

1. Buat lembar kerja baru

buat lembar kerja baru di photoshop
buat lembar kerja baru di photoshop

Hal pertama yang perlu Anda lakukan adalah membuat lembar kerja baru pada Adobe Photoshop, caranya adalah pilih menu File > New.

Anda bisa menekan tombol kombinasi (Ctrl + N) pada keyboard untuk membuat lembar kerja baru secara cepat.

Pada tutorial ini saya memberikan lebar atau width sebesar 700 pixels, sedangkan untuk tingginya atau height saya berikan nilai 400 pixels, Kemudian pada kolom resolution saya berikan nilai 300 pixels/inch.

Anda tidak mesti mengikuti ukuran dari lembar kerja ini, anda bisa mengatur sendiri sesuai dengan keinginan atau kebutuhan anda.

2. Beri warna hitam pada layer background

set foreground color menjadi warna hitam
set foreground color menjadi warna hitam

warna hitam kita berikan pada background untuk memperjelas tampilan dari efek api yang kita buat.

Cara mengubah warna layar background menjadi warna hitam.

Pilih set foreground color, kemudian rubah warnanya menjadi warna hitam.

Selanjutnya pilih paint bucket tool.

Atau tekan tombol pada “G” pada keyboard, kemudian klik pada kanvas, maka warna layer background akan menjadi warna hitam.

3. Buat layer baru

buat layer baru
buat layer baru

Sebaiknya kita perlu membuat layar baru yang ini berfungsi untuk menampung efek api, sehingga tidak menyatu dengan layar background.

Caranya adalah tekan tombol kombinasi (Ctrl + Shift + N) pada keyboard. Kemudian akan muncul pop-up window baru, anda klik OK saja.

Kemudian layer baru dengan nama layer 1 akan muncul pada bagian atas dari layer background.

4. Membuat bentuk api

buat jalur api menggunakan pen tool
buat jalur api menggunakan pen tool

Sebelum membuat api, pertama kita harus menentukan path atau jalur dari efek tapi tersebut.

Untuk membuat jalur api tersebut, disini saya menggunakan pen tool.

Klik pen tool pada toolbar sebelah kiri, atau tekan tombol “P” pada keyboard untuk memanggil perintah pen tool secara cepat.

Kemudian anda bebas membuat jalur atau path dari api tersebut menggunakan pen tool.

5. Memilih efek api

Kemudian Anda pilih menu Filter > Render > Flame.

Kemudian akan muncul pop-up window baru dengan nama flame.

Kemudian Anda bisa memilih flame type atau tipe dari nyala api.

Pada Adobe Photoshop CC 2019 terdapat 6 tipe nyala api yaitu:

  1. One Flame Along Path
  2. Multiple Flames Along Path
  3. Multiple Flames One Direction
  4. Multiple Flames Path Directed
  5. Multiple Flames Various Angle
  6. Candle Light

Anda bisa memilih tipe dari nyala api tersebut sesuai dengan keinginan, pada tutorial ini saya memilih tipe Multiple Flames One Direction.

Berikut penjelasan pada tab menu Basic di jendela flame:

tab basic pada flame
Tab basic pada flame
  1. Length berfungsi untuk mengatur panjang atau tinggi dari nyala api.
  2. Randomsize Length berfungsi untuk mengacak panjang dari nyala api.
  3. Width berfungsi untuk mengatur lebar dari nyala api.
  4. Angle berfungsi untuk mengatur arah dari kobaran api baik itu kobarannya mengarah ke kiri, ke atas, maupun ke kanan. Anda bisa mengatur sesuai dengan kebutuhan.
  5. Interval berfungsi untuk mengatur jarak antar nyala api, semakin besar nilai yang diberikan pada interval maka semakin jauh pula jarak dari nyala api tersebut.

Setelah memahami fitur-fitur yang terdapat pada tab basic di jendela flame, di sebelah kiri tab menu Basic terdapat tab menu Advanced, bagian ini berfungsi untuk mengatur nyala api yang lebih kompleks atau lengkap.

Berikut penjelasan pada tab Advanced di jendela flame:

tab advanced pada flame
Tab advanced pada flame
  1. Turbulent berfungsi untuk mengatur gejolak dari nyala api
  2. Jag berfungsi untuk mengatur bias-bias cahaya dari efek api.
  3. Opacity berfungsi untuk mengatur transparansi dari nyala api.
  4. Flame Style berfungsi untuk mengatur gaya dari nyala api, terdapat tiga pilihan diantaranya normal, violent atau kasar, dan flat atau datar.
  5. Flame Shape berfungsi untuk mengatur bentuk dari nyala api, baik itu parallel, oval, spread (menyebar), pointing (terpusat pada satu titik).

Jika anda sudah selesai mengatur keseluruhan dari fitur-fitur yang terdapat pada tab Basic dan tab Advanced pada jendela flame, setelah itu klik OK.

Maka efek api akan muncul pada kanvas, namun seperti yang Anda lihat, path atau jalur yang dibuat dengan pen tool tadi belum hilang.

delete path
Delete Path

Cara menghapusnya adalah klik kanan pada kanvas, kemudian pilih opsi Delete Path pada bagian atas.

Untuk merubah kesan asli pada efek api tersebut.

Anda bisa mengatur Hue/Saturation pada nyala api, Anda bisa meningkatkan saturationnya, menurunkan lightness, maupun mengganti hue sehingga bisa merubah warna dari nyala api tersebut. Seperti warna biru, sehingga terkesan menjadi api yang hemat energi.

Itulah dia cara membuat efek api pada Adobe Photoshop. Pastinya sangat mudah untuk dipraktekkan.

Jika anda mengalami kesulitan ketika mengikuti tutorial ini, anda bisa sampaikan pada kolom komentar di bawah tentang kesulitan yang anda alami.

Jika Anda suka dengan tutorial seperti ini, anda bisa share ke sosial media yang anda miliki.

Jika ingin mendapatkan tutorial tutorial Photoshop lainnya, anda bisa mengunjungi situs ini dan juga subscribe ke channel YouTube “Ya Gampang“, karena akan selalu ada update menarik seputar Adobe Photoshop pada channel tersebut.

Mohon maaf jika ada salah kata. Sekian dan terima kasih.

You May Also Like

About the Author: I Gusti Ngurah Zena Sudiatmika

Hello, perkenalkan saya Ngurah Zena, seorang blogger yang selalu ingin membagi sedikit pengetahuan yang dimiliki seputar photoshop, tips & trik, serta bisnis & keuangan di situs Yagampang,com ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *