Tips Mudah Memulai Usaha Jual Beli Emas Dengan Modal Minim

Usaha jual beli emas

Jual Beli Emas merupakan kegiatan usaha yang memiliki keuntungan berlimpah, dikarenakan emas merupakan suatu komoditas yang banyak diperlukan oleh perseorangan, industri, dan juga menjadi asset berupa cadangan devisa sebuah negara.

Apa untungnya bisnis jual beli emas?

Ketika akan memulai sebuah bisnis tentu kita harus mencari tahu terlebih dahulu bagaimana peluang kedepannya dari bisnis jual beli emas ini.

Berikut 5 keuntungan usaha jual beli emas:

1. Harga cenderung naik setiap tahun

Grafik harga emas
Grafik harga emas

Harga emas setiap tahunnya cenderung mengalami kenaikan, dengan presentase kenaikan harga berkisar 10% per tahun berdasarkan data dari goldprice.org.

Ini merupakan hal yang bagus, karena jika Anda tidak berhasil menjual emas yang telah Anda beli, Anda bisa tetap menyimpannya hingga mendapatkan pembeli pada harga yang lebih tinggi.

Tidak seperti usaha jual beli pada umumnya, seperti produk fashion, makanan, maupun komoditas lain yang umumnya akan selalu ada produk yang tidak laku terjual.

Mungkin dikarenakan minat pasar terhadap produk tersebut yang rendah, harga terlalu mahal, atau strategi promosi yang salah.

Hal ini akan mengakibatkan stok mati atau menumpuk di gudang, atau mungkin makanan akan kedaluwarsa, sehingga mengharuskan Anda untuk mengobral produk tersebut ke harga yang lebih murah agar tidak rugi terlalu besar.

Namun lain halnya dengan komoditas emas ini, meskipun Anda diamkan selama puluhan tahun, dengan catatan di dalam kondisi ruangan yang baik, kemurniannya, bentuknya akan tetap terjaga. Sehingga Anda tetap bisa menjualnya dengan harga yang lebih tinggi di lain waktu.

2. Mudah diperdagangkan

Emas mudah diperdagangkan
Emas mudah diperdagangkan

Emas merupakan salah satu komoditas yang mudah diperdagangkan.

Karena emas merupakan devisa (alat pembayaran dalam lingkup internasional), bisa berupa valuta asing contohnya USD, Yen, Euro, Poundsterling , dan emas juga termasuk devisa, yang dapat Anda gunakan untuk melakukan transaksi di luar negeri dan diterima serta diakui oleh dunia internasional.

Jadi transaksi jual beli menggunakan emas antar negara masih berlaku hingga sekarang dan seterusnya, meskipun harus dilakukan konversi terlebih dahulu menjadi valuta asing.

Perdagangan emas dengan modal minim bisa Anda lakukan menggunakan platform digital (online) maupun metode konvesional seperti membuka toko fisik (offline).

3. Harga jual beli yang jelas

Grafik harga jual beli emas yang jelas
Grafik harga jual beli emas yang jelas

Harga emas dengan satuan per ons maupun per gram bisa Anda lihat di situs-situs resmi seperti goldpirce.org, antam, pegadaian, dan lain-lain.

Karena emas merupakan sebuah komoditas atau benda yang dapat diperdagangkan, sehingga harga emas salah satunya dipengaruhi oleh hukum Supply and Demand (pasokan dan permintaan).

Semakin tinggi permintaan akan emas, akan menyebabkan harga emas ikut naik, apalagi jika pasokan emas mulai berkurang dipasaran.

Sedangkan jika permintaan akan emas turun, maka akan menyebabkan harga emas juga turun, terlebih jika pasokan emas tersedia banyak dipasaran.

Dengan harga yang jelas seperti ini, Anda dapat menjual emas yang dimiliki dengan profit margin berkisar 10% – 15%, mungkin juga tergantung skill negosiasi Anda sehingga emas yang Anda jual berhasil dihargai lebih tinggi oleh konsumen.

Baca: Cara buka tabungan emas di pegadaian!

4. Emas memiliki risiko minim

Usaha jual beli emas memiliki risiko yang minim.

Seperti yang telah saya jelaskan pada poin 1 diatas, jika emas risiko kerugiannya sangat minim, dikarenakan emas tidak mengalami penurunan harga yang signifikan dari tahun-ketahun, malah cenderung akan mengalami kenaikan.

Namun meskipun cenderung mengalami kenaikan tiap tahunnya, emas bisa saja mengalami keadaan yang tidak stabil, seperti kenaikan atau penurunan harga yang tajam, serta setiap harinya terjadi fluktuasi harga.

5. Komoditas yang likuid

Jikapun Anda tidak berhasil menjual emas yang telah Anda beli sebelumnya, emas tersebut masih bisa Anda jual ke gerai pegadaian, bank syariah, toko emas, maupun ke butik emas terdekat.

Jika Anda menyimpannya lumayan lama, Anda pun masih akan tetap mendapatkan keuntungan dari selisih harga yang lebih tinggi.

Persiapan memulai usaha jual beli emas hingga sukses:

1. Ketahui seluk beluk informasi tentang emas

Dalam menjalankan usaha apapun itu, termasuk jual beli emas, Anda harus mengetahui terlebih dahulu segala ilmu serta informasi yang berkaitan dengan emas.

Seperti saat ini, Anda harus googling terlebih dahulu untuk mengetahui langkah awal untuk memulai usaha emas ini, informasi mengenai keaslian emas, jenis sertifikasi, bentuk-bentuk emas, kualitas, dan segala jenis informasi yang berkaitan dengan emas sebelum Anda mulai terjun langsung menggeluti bisnis ini harus diketahui baik-baik.

Ibarat jika Anda akan perang, ilmu dan informasi tersebut adalah sebuah senjata utama Anda, jika Anda tidak memiliki senjata tersebut dan langsung terjun ke medan perang tanpa membekali diri apapun, maka siap-siap saja bagi Anda untuk kalah atau bahkan mati di medan persaingan bisnis yang ketat ini.

Jadi belajarlah terlebih dahulu. Anda bisa membaca beberapa artikel investasi emas ini di situs Ya Gampang ini, bila perlu Anda cari informasi lain seperti di buku dan media lainnya.

Baca: Investasi Emas, Pilih Cicilan Emas, Tabungan, Atau Beli Tunai?

2. Sediakan modal yang memadai untuk pembelian emas

Beli emas dengan kepingan kecil
Beli emas dengan kepingan kecil

Saya asumsikan Anda akan memulai usaha ini denga modal minim, untuk pertama kali memang sebaiknya mengeluarkan modal yang kecil terlebih dahulu, ini berguna untuk meminimalisir risiko.

Dengan seiring berjalannya waktu dan emas Anda sudah ada yang membeli, Anda bisa putar kembali hasil keuntungan penjualan emas menjadi stok emas baru lagi.

Sehingga keuntungan Anda tersebut semakin membesar layaknya bola salju, yang dari kecil terus digulung hingga menjadi besar.

Minimal modal yang Anda keluarkan di awal berkisar 10 gram emas, tapi tidak 1 keping dengan berat 10 gram, melainkan Anda pecah-pecah menjadi kepingan 0,5 gram, 1 gram, dan kepingan 2 gram.

Dengan berat emas yang kecil tersebut, akan memudahkan Anda untuk melakukan penjualan terhadap target konsumen dengan ekonomi menengah kebawah.

3. Ketahui tempat pembelian emas terpercaya

Beli di butik emas
Beli di butik emas

Ada banyak sekali tempat untuk membeli emas, namun pilihlah tempat yang terpercaya, seperti di butik logam mulia, butik antam, dan butik-butik emas yang ada di dekat tempat tinggal Anda.

Di butik-butik tersebut umumnya menjual emas batangan dengan harga yang lebih murah dibandingkan dengan yang lain. Sehingga jika Anda menjual emas tersebut diharapkan mendapatkan keuntungan yang lebih optimal.

4. Lakukan pemetaan konsumen

Setelah Anda membeli emas di tempat terpercaya, selainjutnya pekerjaan rumah yang harus Anda kerjakan adalah memetakan siapa konsumen atau target market Anda.

Target market ini Anda bisa kategorikan ke banyak hal, baik berdasarkan umur, lokasi, pendapatan, pendidikan, tempat tinggal, hobi dan masih banyak lagi.

Misalkan Anda menargetkan ibu-ibu rumah tangga. Anda bisa menggali lebih jauh mengenai kebiasaan serta perilaku mereka agar mereka merasa perlu dan harus membeli emas kepada Anda, tentunya dengan cara yang baik.

Keahlian dalam melakukan analisis konsumen dan negosiai diperlukan untuk target market ibu-ibu rumah tangga ini. Sehingga Anda mengetahui strategi apa yang sebaiknya dilakukan untuk mendapatkan penjualan dari target market ini.

Baca: Investasi Emas Untuk Beli Rumah, Apa Bisa? Yuk Hitung Dulu!

5. Melakukan riset kompetitor

Ketika Anda sudah mendapatkan target market yang kira-kira cocok, selanjutnya hal yang perlu Anda perhatikan juga adalah siapa saja pesaing atau kompetitor yang bermain atau menyasar target market sejenis dengan Anda.

Anda bisa cari tahu strategi apa yang mereka lakukan, Anda pun bisa meniru strategi tersebut, tentunya dengan versi Anda sendiri yang lebih menarik dari mereka.

Anda bisa menggunakan strategi ATM atau Amati, Tiru, dan Modifikasi.

Salah satu quote menarik untuk strategi penjualan agar lebih menonjol dari kompetitor adalah “Sedikit lebih beda lebih baik, daripada sedikit lebih baik”.

Jika Anda tertarik lebih dalam mengenai quote tersebut, Anda bisa membaca buku Purple Cow karya Seth Godhin.

6. Menentukan strategi penjualan emas

Nah, setelah selesai melakukan melakukan riset terhadap pesaing-pesaing di target market sejenis, selanjutnya adalah bagimana mengatur strategi penjualan emas Anda.

Anda pun dapat melihat atau meniru strategi penjualan yang dilakukan oleh kompetitor Anda.

Baik menjual dengan menggunakan platform digital, menjual emas tersebut ke lingkungan sekitar tempat Anda tinggal, membuka arisan emas jika target market Anda adalah ibu-ibu, atau strategi penjualan Anda adalah dengan menyediakan jasa titip pembelian emas.

Anda bisa bebas menentukan sesuai dengan target market Anda.

Kejelian dan insting bisnis Anda diperlukan pada saat seperti ini.

7. Menentukan platform promosi emas yang tepat

Tentukan cara pemasaran yang tepat
Tentukan cara pemasaran yang tepat

Setelah mendapatkan strategi penjualan emas yang sekiranya bagus, selanjutanya adalah menentukan platform promosinya.

Melakukan penjualan tanpa melakukan promosi ibarat makan sayur tanpa garam, hambar.

Promosi sangat perlu dilakukan agar customer Anda lebih percaya dengan Anda.

Terlebih jika Anda menggunakan platform digital atau online, yang mana calon customer tidak bisa melihat fisik emasnya secara langsung atau tidak tahu siapa penjualnya.

Buatlah agar calon customer atau target market Anda tahu kalau Anda ada dimana-mana, buatlah kredibilitas pada diri Anda atau toko emas online Anda agar mereka lebih percaya.

Seperti membuat website bisnis, halaman facebook khusus, instagram, google business, atau bahkan Anda bisa menggunakan media sosial seperti Tik Tok.

Tentunya strategi promosi tersebut kembali lagi ke target market Anda dan harus relevan, jika target market Anda adalah kaum remaja umur 20-an, Anda bisa menggunakan platform promosi seperti media sosial tersebut.

Promosi mungkin tidak akan menghasilakan penjualan terhadap toko emas Anda, namun kepercayaan dari customer dan brand awarness akan Anda dapatkan.

Misal Anda melakukan promosi menggunakan platform FB Ads, orang-orang yang Anda targetkan akan mengetahui brand toko emas Anda, dan mungkin mereka akan melakukan transaksi di kemudian hari.

Baca: Untuk investasi, pilih emas batangan atau emas perhiasan?

8. Menentukan strategi jangka pendek hingga jangka panjang

Selanjutnya jika Anda sudah mendapatkan penjualan yang stabil atau rutin setiap bulannya, selanjutnya adalah menyusun strategi untuk jangka pendek dan juga strategi jangka panjang untuk kedepannya.

Bisa berupa menambah varian produk emas seperti:

  1. Variasai berat kepingan emas batangan
  2. Koin emas
  3. Gift emas
  4. Perhiasan Emas

Selain itu tentukan juga media promosi maupun penjualan yang baru, maupun strategi lain untuk jangka panjang.

9. Mulai dan jalankan dengan konsisten

Mulai dan konsisten menjalankan bisnis jual beli emas ini
Mulai dan konsisten menjalankan bisnis jual beli emas ini

Jika keputusan Anda sudah matang dan tekad Anda sudah bulat, Anda bisa langsung mulai untuk menjalankan usaha jual beli emas ini.

Lakukan semua pekerjaan itu dengan sungguh-sungguh dan konsisten sehingga Anda mendapatkan hasil yang optimal.

Lebih baik Anda fokus terlebih dahulu untuk menghasilkan omzet dan keuntungan pada satu bisnis ini saja

Lakukan dengan konsisten dan jangan dahulu tergiur dengan peluang bisnis lain yang terlihat menjanjikan atau menggiurkan.

Ibarat pepatah, rumput tetangga selalu terlihat lebih hijau dari rumput kita. Namun jika Anda sering mengelola rumput Anda sendiri, tidak menutup kemungkinan nanti rumput Anda tersebut tumbuh lebih subur dan menarik dari rumput-rumput yang lainnya.

10. Evaluasi perkembangan usaha jual beli emas Anda

Lakukan evaluasi dari kinerja usaha emas Anda
Lakukan evaluasi dari kinerja usaha emas Anda

Hal terakhir yang perlu Anda lakukan dalam bisnis jual beli emas ini adalah melakukan evaluasi kinerja usaha Anda, baik kinerja Anda sendiri maupun kinerja penjualan atau promosi Anda.

Apakah setiap bulannya mengalami peningkatan atau malah sebaliknya.

Anda juga bisa menentukan target penjualan emas untuk setiap bulannya agar Anda lebih terpacu dalam mengembangkan usaha perdanganan emas dengan modal minim ini.

Anda bisa melakukan Analisis SWOT untuk mengetahui kinerja yang Anda lakukan selama ini.

Sekian dahulu artikel cara memulai usaha jual beli emas ini.

Saya I Gusti Ngurah Zena Sudiatmika.

Semoga Anda sukses dan selalu diberkati.

Ya Gampang, No ruwet-ruwet.

No ratings yet.

Please rate this

You May Also Like

Avatar

About the Author: I Gusti Ngurah Zena Sudiatmika

Hello, perkenalkan saya Ngurah Zena, seorang blogger yang selalu ingin membagi sedikit pengetahuan yang dimiliki seputar photoshop, tips & trik, serta bisnis & keuangan di situs Yagampang,com ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *